Malam yang sepi dan rasa yang mati

ketika malam beranjak semakin kelam,
saat itu juga hati semakin terasa dingin.

di pinggir jalan ini, dalam kelamnya malam
ku menatap ujung jalan yang kosong.
ahhh.. apa yang kuharapkan ada di sana ?
dirimukah ?
sungguh sebuah ketidakniscayaan…

mana mungkin engkau ada di sana,
mengingat namaku saja engkau sudah enggan.

teringat kembali jawaban chatmu yang selalu singkat padat dan jelas
seolah semakin ingin menegaskan dari hari ke hari
bahwa aku hanyalah penggangu dalam hidupmu…

sering hati ini berharap…
kita bisa bertemu dan berbicara banyak…
tentang rasa yang tidak akan tersambung…
tentang rasa yang sudah harus mati bahkan sebelum ia diungkapkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kita semua sedang dalam perjalanan yang panjang—melewati tikungan sunyi dan jalanan tak bernama, menyimpan harap di antara debu dan cahaya.

Kadang langkah terasa ringan, kadang tertatih. Namun kita terus melaju, sebab di ujung sana ada makna, yang hanya dapat dijumpai oleh mereka yang tak berhenti berjalan.

Most Recent Posts

© 2023 Created with Royal Elementor Addons