Tidak jarang dalam pengembaraan hidup kita, kita terhenti sejenak hanya untuk menjawab sebuat pertanyaan random dalam benak kita….
Sampai kapan ?
Apanya yang sampai kapan ?
Tentu bisa berbagai hal…
Sampai kapan …
… mau kayak gini terus?
… mau kayak gitu terus?
… mau marah sama dia?
… mau kecewa dengan sikap dia?
… mau pura-pura bahagia?
… pura pura tidak tahu?
… membenci orang lain sekuat tenaga?
… merasa sakit hati terus?
… terus menerus menyimpan prasangka?
… cuek dengan perasaan dia?
… mempertahankan hal yang tidak ada ujungnya?
… hidup sendiri?
… dan seterusnya…
… dan lain lain…
… dan sebagainya…
Seringkali heningnya malam menjadi riuh dengan berbagai pertanyaaan yang muncul…
Mau dibawa kemana hidup ini?
Jika sekedar hidup, bukankah babi juga hidup?
Tidak jarang lalu hati bekerjasama dengan otak…
Membanding-bandingkan diri sendiri dengan hidup oang lain yang lebih bahagia, sukses dan lain-lain…
Ahh capek rasanya….